Speech Tools

Posting di bawah ini ditulis oleh salah satu sahabat kita Yasmin bercerita tentang pengalaman kegagapannya. Diambil dari blog beliau http://blockingmoments.blogspot.com/ mudah-mudahan bisa saling berbagi manfaat dan pengalamanđŸ™‚

==================================================

Speech Tools

Oleh: Yasmin

Boleh dibilang kegagapanku adalah kegagapan permanen. Beberapa teman mengatakan, gagapku nggak terlalu kedengeran, tapi teman sesama pws seperti Dimas dan Wiwik, tahu, aku gagap yang lumayan. Dimas bahkan ngasi angka 6 buatku. Jelek amat angkanya Dim! hehe bercanda kok.

Begini, kalau kadang-kadang saya kedengerannya lancar bicara, itu karena sedang memakai speech tools. Ini adalah “perkakas” yang digunakan oleh pws untuk bisa lancar bicara. Banyak perkakas atau alat atau cara yang bisa membuat kita kedengerannya lancar bicara. Kalau Anda mendengar saya bicara perlahan, dengan volume kecil, kadang-kadang berjeda, serta terdengar bunyi-bunyi eeeeeemmm (kayak orang mikir) atau dehem-dehem (kayak orang menghilangkan serak) itu tools yang sering saya gunakan.

Beberapa bulan lalu, aku mendapat speech tools satu lagi, diperkenalkan oleh teman saya yang baik, Dimas….hehe sapa lagi? namanya soft contact. Ini cara mencegah agar bibir kita tidak terkatup rapat, sehingga masih ada udara yang mengalir, berguna untuk mendorong kata yang akan kita ucapkan, sehingga tidak terjadi blocking. Kami sempat latihan bersama dan ternyata benar, dengan soft contact, blocking tidak terjadi. Setelah itu saya jadi sering berlatih SC. Lumayan dapat satu lagi speech tool, walaupun latihannya harus lebih sering, karena hingga saat ini kalau saya gunakan masih terdengar cadel. Kata Dimas, dengan menguasai benar, cadel nggak akan kedengeran. Oke lah aku akan berlatih terus.

Tapi gini catatannya, sebenarnya aku lebih suka ngomong apa adanya, nggak pake speech tools. Dengan demikian aku merasa bebas, walaupun gagap. Boleh dong speech tools dipakai hanya pada saat dibutuhkan? Misalnya saat menghadapi hantu-hantu yang pernah aku ceritakan di artikel sebelumnya. Sementara gitu aja deh, I will try the best…

This entry was posted in Artikel. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s